Pendidikan bagi Generasi Pragmatis

Perkembangan teknologi dari masa ke masa membawa kensekuensi logis bagi munculnya beragam perilaku sebagai respon manusia terhadap berbagai kemudahan yang ditawarkan. "Dunia dalam genggaman" merupakan slogan yang cocok untuk menggambarkan situasi saat ini dimana perkembangan teknologi dan informasi mampu mengambil alih sebagian besar tugas manusia dalam berbagai bidang kehidupan. Dunia pendidikan turut mengalami dampak dari perkembangan yang ada.

Proses KBM semakin efisien dengan munculnya PowerPoint, google classroom, wifi, youtube, google search yang menggeser peran pendidik sebagai satu-satunya sumber informasi, pembimbing dan fasilitator.

Perkembangan teknologi tampaknya membawa angin segar bagi dunia pendidikan, namun di sisi lain berbenturan dengan fakta munculnya gejala pragmatis di kalangan peserta didik sebagai objek dari pendidikan. Pendidikan sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekolompok orang melalui upaya pengajaran dan pelatihan diperhadapkan dengan ketergantungan peserta didik pada gaya hidup instant yang ditawarkan perkembangan teknologi.

Perkembangan teknologi berikut gejala yang ditimbulkan harus disikapi dengan hati-hati oleh tenaga pendidik. Kesalahan kecil dalam proses pendidikan bisa berdampak buruk bagi output yang dihasilkan. Dalam hal ini diperlukan ketajaman analisa dan kreatifitas pendidik dalam menganilisis dan mengimbangi perkembangan teknologi beserta dampaknya bagi dunia pendidikan.

Menyikapi munculnya gejala pragmatis di kalangan peserta didik sebagai akibat dari kemudahan yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi tentu saja membutuhkan pendidik yang melek teknologi dan memiliki kemampuan manajemen yang baik dalam proses belajar mengajar.


sahabatmu Kanggoeroe

Komentar

Postingan Populer