Seperti Apa Pandangan Politik Kamu?
Seperti Apa Pandangan Politik Kamu?
Saya mulai memikirkan tentang komunis ketika membaca pertanyaan itu pagi ini. Satu dari 150 pertanyaan wajib yang disarankan oleh Key Savourie (pendiri kelascinta) untuk dibahas sebelum sepasang kekasih melangsungkan pernikahan. Pertanyaan yang satu itu memunculkan satu pertanyaan lain yang perlu dijawab lebih dulu, yaitu mengapa pertanyaan tentang pandangan politik perlu dibahas sebelum menikah?
Mari kita mulai. Tidak hanya pertanyaan tentang pandangan
politik, sebenarnya bahkan ada lebih dari sekedar 150 pertanyaan yang perlu
dibahas. Hal ini penting bagi sepasang kekasih yang ingin mengenal lebih dalam
siapa yang akan hidup bersamanya sepanjang sisa usianya. Seseorang harus tahu
lebih banyak di awal tentang siapa yang akan makan bersamanya di ruang makan
hampir setiap hari, atau meringkuk dalam selimut sama pada setiap malam musim
dingin.
Pengetahuan awal sebelum observasi seumur hidup dapat
mengurangi kesalahpahaman yang tidak perlu, meredam konflik sebelum terjadi, dan
jika beruntung akan menyisakn sedikit sekali gejolak rumah tangga untuk
dibereskan.
Sekarang kita kembali pada pertanyaan utama. Jika pertanyaan
ini disampaikan pada saya, saya mungkin akan menjawab bahwa saya berpandangan
politik bebas aktif. Namun mungkin pasangan saya akan berpikir berbeda, dia
mungkin akan lebih menyukai politik yang dibalut dengan nilai-nilai agama, mengatakan
ya untuk kebaikan dan tidak untuk kejahatan. Ketika hal itu terjadi, maka Anda
sudah dapat melihat percikan konflik yang mungkin akan terjadi jika pertanyaan
ini tidak segera dibahas.
Seseorang dengan pandangan politik yang bernuansa agama
tidak hanya melihat pengalaman politik dari sisi kemanfaatan, namun sebagai
kesempatan untuk memuliakan tuhan, sementara bagi seorang penganut paham
politik yang bebas aktif, kompromi pada beberapa hal adalah pilihan yang
normal. Anda dapat bersahabat dengan seorang komunis sekaligus dengan seorang
kapitalis, memanfaatkan keuntungan dari persahabatan lintas ideologi tanpa terlibat
lebih jauh dalam konflik antarideologi.
Perbedaan pandangan politik dapat menempatkan sepasang
kekasih pada dua kutub yang berbeda secara ekstrim, dan bisa berakibat konflik.
Maka pembahasan tentang pandangan politik bersifat mendesak sebelum Anda
menikahi atau dinikahi oleh seseorang.
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana jika ternyata muncul
pandangan politik yang berbeda secara ekstrim dan diskusi menjadi alot? Kita wajib
bersyukur jika hal itu terjadi, karena Anda berhasil mendeteksi ranjau kehidupan
yang biasanya baru disadari oleh banyak orang setelah terlalu jauh melangkah.
Anda perlu berdiskusi tentang bagaimana pandangan politik
masing-masing akan berpengaruh pada kehidupan pribadi dan keluarga kecil Anda. Apakah
pandangan politik Anda akan mempengaruhi warna selimut dan apa yang akan Anda
makan sebagai sarapan di pagi hari atau hanya sebatas catatan status di WhatsApp.
Diskusi harus dilakukan untuk memastikan bahwa bahtera rumah tangga Anda tidak akan tenggelam karena pandangan politik yang berbeda atau bahkan sama. Diskusi perlu dilakukan untuk memutuskan apakah lebih penting hidup bersama seseorang sepanjang sisa usia Anda, atau aktif melakukan kampanye anti zionis bersama sebuah komunitas sepanjang usia Anda.
Komentar
Posting Komentar